Selamat tahun baru 1431 H

Semoga di tahun baru yang akan datang, kita dapat hijrah ke arah yang lebih baik. Amin …

December 17, 2009 at 11:14 am Leave a comment

Mana yang lebih baik ? Visual,Auditory or Kinesthetic

MANA YANG LEBIH BAIK?

  • VISUAL
  • AUDITORY
  • KINESTHETIC

Oleh: Ling Majaya

Artikel ini saya tulis karena mendapatkan banyak pertanyaan dari orang tua dan guru yang mempertanyakan hal seputar Visual, Auditory dan Kinesthetic. Sepertinya di masyarakat kita pengetahuan akan VAK (Visual, Auditory dan Kinesthetic) seakan telah beredar luas di Indonesia, akan tetapi pengertian yang sesungguhnya tentang PERCEPTUAL STYLES tersebut belum sepenuhnya dipahami dengan benar.

Apa sih Perceptual Styles?

Perceptual styles adalah kecenderungan yang digunakan seseorang untuk memasukkan informasi ke dunia internal (otak) untuk diproses.

Setiap orang lahir dengan kecenderungan yang berbeda. Ada anak yang belajar lebih baik dengan melihat gambar, membaca dan membuat coretan-coretan…..anak ini kecenderungannya Visual. Ada anak yang belajar lebih cepat saat ia mendengarkan guru, berdiskusi dengan teman atau sambil mendengarkan lagu dan bergumam…anak ini kecenderungannya Auditory. Ada juga anak yang tidak bisa diam saat belajar, perlu merasakan objek tertentu, praktek di laboratorium dsb….yang ini kecenderungannya Kinesthetic.

Kecenderungan ini adalah bawaan lahir dan semuanya berubah sejalan dengan berkembangnya usia. Coba amati kanak-kanak…mereka kebanyakan bersifat kinesthetik. Rasa keingintahuan mereka membuat mereka aktif bergerak, tangan mungil mereka tidak berhenti berekplorasi. Tidak herankan kalo mereka adalah mesin pembelajar yang super cepat?

Saat seorang anak beranjak dewasa, kinestetik yang awalnya dominan mulai perlahan-lahan berganti ke auditory atau visual. Media belajar juga sarat dengan segala sesuatu yang berbau visual, walaupun sarana lain untuk memuaskan auditory atau kinesthetic juga bertaburan di mana-mana.

Ada penelitian yang meneliti kecenderungan perceptual styles ini di Amerika Serikat. Ditemukan bahwa mayoritas orang dewasa kecenderungannya adalah visual.

Apa yang BISA dan TIDAK BISA dilakukan guru dan orang tua mengenai Perceptual Styles?

Visual, Auditory atau Kinesthetic adalah bawaan lahir, yang bisa berubah. Lantas apa yang bisa dan tidak bisa dilakukan oleh guru atau orang tua sebagai seorang pendidik?

Di dalam NLP ada suatu presuposisi yang berbunyi: SETIAP ORANG HIDUP DENGAN MODEL DUNIANYA SENDIRI YANG UNIK DAN PATUT DIHORMATI.

Hal ini berarti guru dan orang tua patut merespek kecenderungan bawaan sang Anak. Toh tujuan pendidikan, baik di sekolah maupun di rumah, adalah kita menyampaikan segala sesuatu yang berharga untuk diinstal ke kepala sang Anak dengan harapan ia tumbuh menjadi seorang pribadi yang matang, cerdas dan berbudi pekerti. Bukankah begitu?

Maka dari itu yang bisa dilakukan orang tua dan guru sebagai tenaga pendidik adalah merespek semua anugerah bawaan yang melekat pada anak-anak dan menyiapkan semua materi pelajaran yang melibatkan ketiga sensory di atas, juga mengubah cara kita berinteraksi atau berkomunikasi dengan mereka. Diharapkan dengan demikian semua materi pelajaran dapat secara efektif diserap oleh anak didik, apapun kecenderungan Perceptual Styles-nya.

Bagaimana mengenali Perceptual Styles?

Hal paling mudah yang bisa dilakukan adalah dengan membagikan kuis untuk mengetahui kecenderungan mereka. Selanjutnya dengan wawancara dan diskusi kelompok. Dari linguistik yang mereka pergunakan guru dan orang tua bisa mendapatkan banyak informasi tentang kecenderungan mereka. Anak yang Visual banyak menggunakan kata-kata seperti: terlihat, membayangkan, dsb. Anak yang Auditory banyak menggunakan kata-kata seperti: terdengar, berbunyi, musik dsb. Sedang anak yang Kinesthetic banyak menggunakan kata-kata seperti gerakan, terasa, halus dll.

Perlu diingat tidak ada orang yang 100% Visual, Auditory atau Kinesthetic. Semua itu mesti dilihat dari konteks dan situasi yang sedang terjadi. Sejalan dengan waktu, guru dan orang tua bisa perlahan-lahan memahami anak-anaknya.

Aktivitas seperti apa yang bagus untuk meningkatkan pembelajaran?

Aktivitas pembelajaran yang paling baik adalah menyampaikan materi pelajaran dengan menggabungkan semua metode VAK, sehingga kebutuhan setiap anak dapat dipenuhi. Analisalah mata pelajaran yang akan diberikan, sampaikanlah ke anak atau anak didik tidak hanya dengan mengucapkan di depan kelas, tapi tuliskanlah materi tersebut di papan, dengan membuat poster untuk ditempelkan di dinding kelas, mengadakan role-play dan sebagainya.

Apa yang terjadi bila saya hanya menggunakan salah satu kecenderungan VAK saja?

Jawaban paling sederhana adalah hanya sebagian anak didik yang akan belajar secara maksimal dan efektif. Jika seorang guru hanya menyampaikan materi pelajaran secara visual, anak yang kecenderungannya Visual akan menyerap semua materi dengan baik, dan tidak heran ia mendapat nilai yang baik dan dianggap lebih pintar dibandingkan dengan teman sekelasnya yang lain. Akan tetapi anak yang kecenderungannya Auditory atau Kinesthetic akan merasa materi yang disampaikan sang guru membosankan. Ujung-ujungnya adalah rasa acuh dan frustrasi karena tidak menyerap materi pelajaran secara efektif, dan seperti bisa ditebak…kelanjutannya adalah sang anak dilabel tidak pandai, terlambat dan termasuk kategori anak bermasalah.

Terdengar klasik bukan?

NLP menganggap semua orang mempunyai segala sumber daya yang dibutuhkan untuk berkembang, asal orang tersebut bisa menggali sumber (potensi) yang ada.

Butuh pemahaman yang mendalam mengenai pribadi anak dan kecenderungannya agar guru dan orang tua bisa menyampaikan didikan secara efektif, dan semoga dengan pemahaman yang benar tersebut setiap anak bisa mengembangkan potensinya.

Di antara VAK, mana yang paling baik?

Semua kecenderungan; Visual, Auditory dan Kinesthetic; adalah yang terbaik! Tidak mungkin ada satu gaya belajar yang lebih baik dibandingkan dengan gaya belajar yang lain. Selama ini yang terjadi dalam metode pendidikan kita adalah kita terpaku dengan didikan tradisional yang muatan Auditorynya amat tinggi, sedangkan penyajian materi secara Visual dan Kinesthetic sangat kurang. Hal yang sama terjadi juga dalam rapat kerja yang umumnya terjadi, Cara pengajaran (penyampaian materi) seperti ini tidak efektif.

December 17, 2009 at 11:04 am Leave a comment

Puisi Cinta Kahlil Gibran

“Jika cinta tidak dapat mengembalikan engkau kepadaku dalam kehidupan ini… pastilah cinta akan menyatukan kita dalam kehidupan yang akan datang”

“Apa yang telah kucintai laksana seorang anak kini tak henti-hentinya aku mencintai… Dan, apa yang kucintai kini… akan kucintai sampai akhir hidupku, karena cinta ialah semua yang dapat kucapai… dan tak ada yang akan mencabut diriku dari padanya”

“Kemarin aku sendirian di dunia ini, kekasih; dan kesendirianku… sebengis kematian… Kemarin diriku adalah sepatah kata yang tak bersuara…, di dalam pikiran malam. Hari ini… aku menjelma menjadi sebuah nyanyian menyenangkan di atas lidah hari. Dan, ini berlangsung dalam semenit dari sang waktu yang melahirkan sekilasan pandang, sepatah kata, sebuah desakan dan… sekecup ciuman”

“Aku ingin mencintaimu dengan sederhana… seperti kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu… Aku ingin mencintaimu dengan sederhana… seperti isyarat yang tak sempat dikirimkan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada…”

“…pabila cinta memanggilmu… ikutilah dia walau jalannya berliku-liku… Dan, pabila sayapnya merangkummu… pasrahlah serta menyerah, walau pedang tersembunyi di sela sayap itu melukaimu…”

“…kuhancurkan tulang-tulangku, tetapi aku tidak membuangnya sampai aku mendengar suara cinta memanggilku dan melihat jiwaku siap untuk berpetualang”

“Tubuh mempunyai keinginan yang tidak kita ketahui. Mereka dipisahkan karena alasan duniawi dan dipisahkan di ujung bumi. Namun jiwa tetap ada di tangan cinta… terus hidup… sampai kematian datang dan menyeret mereka kepada Tuhan…”

“Jangan menangis, Kekasihku… Janganlah menangis dan berbahagialah, karena kita diikat bersama dalam cinta. Hanya dengan cinta yang indah… kita dapat bertahan terhadap derita kemiskinan, pahitnya kesedihan, dan duka perpisahan”

Disadur dari : http://sastralife.wordpress.com/khalil-gibran/puisi-cinta-kahlil-gibran/

December 16, 2009 at 5:38 pm Leave a comment

Maryamah Karpov – Mimpi-mimpi Lintang

Spesifikasi Buku
Penerbit : Bentang
Pengarang : Andrea Hirata
Kelompok : Novel
Bahasa : Indonesia
Cover : softcover

Sinopsis :
Buku keempat dari tetralogi laskar pelangi
‘Jika dulu aku tak menegakkan sumpah untuk sekolah setinggi-tingginya demi martabat ayahku, aku dapat melihat diriku dengan terang sore ini: sedang berdiri dengan tubuh hitam kumal, yang kelihatan hanya mataku, memegang sekop menghadapi gunungan timah, mengumpulkan nafas, menghela tenaga, mencedokinya dari pukul delapan pagi sampai magrib, menggantikan tugas ayahku, yang dulu menggantikan tugas ayahnya. Aku menolak semua itu! Aku menolak perlakuan buruk nasib kepada ayahku dan kepada kaumku. Kini Tuhan telah memeluk mimpiku. Atas nama harkat kaumku, martabat ayahku, kurasakan dalam aliran darahku saat nasib membuktikan sifatnya yang hakiki bahwa ia akan memihak kepada para pemberani.’

Keberanian dan keteguhan hati telah membawa ikal pada banyak tempat dan peristiwa. Sudut-sudut dunia telah dia kunjungi demi menemukan A Ling. Apa pun ikal lakukan demi perempuan itu. Keberaniannya ditantang ketika tanda-tanda keberadaan A Ling tampak. Dia tetap mencari, meski tanda-tanda itu masih samar. Dapatkah keduanya bertemu kembali? Novel ini menceritakan semua hal tentang Laskar Pelangi, A Ling, Arai, Lintang, dan beberapa tokoh dalam cerita sebelumnya. Tetap dengan sihir kata- katanya, Anda akan dibawa Andrea pada kisah yang menakjubkan sekaligus mengharukan.

disadur dari : http://resensinovel.blogspot.com/2008/12/maryamah-karpov-mimpi-mimpi-lintang.html

December 16, 2009 at 4:53 pm Leave a comment

Dr. Ir. H. Fadel Muhammad

Dr. Ir. H. Fadel Muhammad lahir di Ternate pada 20 Mei 1952. Sejak 10 Desember 2001, ia terpilih sebagai Gubernur Provinsi Gorontalo.

Melalui Pilkada Gorontalo 2006 yang dilaksanakan pada 26 November 2006, ia terpilih kembali sebagai Gubernur Gorontalo dengan memperoleh 81 persen suara. Nilai ini merupakan nilai tertinggi di Indonesia untuk pilkada sejenis, sehingga dibukukan dalam Rekor MURI sebagai “Rekor Pemilihan Suara Tertinggi di Indonesia untuk Pemilihan Gubernur”.

Berdasarkan Surat Keputusan Presiden No. 73/P/2006 yang berlaku mulai 28 Desember 2006, Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia mensahkannya menjadi Gubernur Gorontalo untuk masa kerja 2006-2011.

Pada 17 Januari 2007, atau sehari setelah pencanangan “Gerakan Peningkatan Produksi Padi Nasional 2 Juta Ton”, Menteri Dalam Negeri Mohammad Ma’ruf melantiknya sebagai Gubernur Gorontalo bersama Wakil Gubernur Gorontalo Ir. Hi Gusnar Ismail MM untuk periode kedua. Proses pelantikan dilaksanakan di Gedung DPRD, Botu (Gorontalo) dan disiarkan secara nasional melalui siaran TVRI.

Bersama Wakil Gubernur Ir. Hi Gusnar Ismail MM, ia sukses memimpin Gorontalo sejak 2001-2006.

Fadel sebelumnya adalah seorang pengusaha dan politikus Indonesia. Ia juga Ketua DPD I Golkar di Gorontalo. Setelah bercerai dengan istri pertamanya, ia menikah dengan Hasanah binti Thahir Shahab.

Fadel meraih gelar Insinyur dari Jurusan Teknik Fisika, Institut Teknologi Bandung (ITB) pada tahun 1978. Saat sedang menempuh pendidikan di ITB, ia pernah mendapatkan tawaran beasiswa untuk belajar di Institut Teknologi California, namun tawaran tersebut ditolaknya. Ia pernah bergabung dengan Menwa ITB.

Ia adalah salah seorang pendiri Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) dan mantan pemimpin Grup Bukaka yang juga didirikannya. Selain itu, ia pernah menjadi salah seorang pemegang saham Bank Intan yang kemudian dilikuidasi. Saat ini Fadel juga adalah Ketua Umum Pengurus Dewan Jagung Nasional.

Daftar Riwayat Hidup

Nama: Fadel Muhammad
Tempat, tanggal lahir: Ternate, 20 Mei 1952

Website:

Pendidikan:
* Fakultas Teknik Industri, Departemen Teknik Fisika ITB, (1978).
* Doktor Ilmu Administrasi Negara (predikat Cum Laude), Universitas Gadjah Mada (2007).
* Kursus-kursus Manajemen dan Leadership baik di dalam maupun di luar negeri.

Pengalaman kerja/usaha:
Dunia Usaha:
President dan Chairman dari beberapa perusahaan lokal dan joint ventures dengan perusahaan international sejak tahun 1985.
Profesi:
Anggota Dewan Pertimbangan KADIN INDONESIA sejak 2003
Pendidikan:
* Dosen untuk mata kuliah Seminar Kewirausahaan di FE Univesitas Trisakti Jakarta (1998 – 2000).
* Mengajar pada program Doktor di Universitas Negeri Makasar untuk mata kuliah Manajemen Adminitrasi Publik dan Birokrasi (2007 – 2008).
* Memberikan ceramah/kuliah umum pada berbagai Program Pasca Sarjana di sejumlah universitas untuk topik Kewirausahaan dan New Public Management.
Pemerintahan:
* Gubernur Provinsi Gorontalo (periode 2001 – 2011).
* Wakil Ketua Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (periode 2003 – 2007).
* Ketua Dewan Jagung Indonesia (periode 2004 – ).
Legislatif:
* Anggota MPR-RI sejak 1992-2004.
Politik:
* Pengurus Inti DPP Partai Golkar sejak 1989 – 2004.
* Ketua DPD Partai Golkar periode 2005 – 2010.

Atas sumbangsih yang beliau dedikasikan kepada masyarakat–baik nasional maupun internasional–sejumlah penghargaan telah dianugerahkan kepada beliau antar lain:
* UPAKARTI oleh Presiden RI (1989), atas jasa dalam membina industri kecil dalam bidang permesinan.
* SATYALANCANA PEMBANGUNAN oleh Presiden RI (1990), atas jasa-jasa yang besar dalam bidang pembangunan.
* MEDALI KARYA TEKNIK UNGGUL oleh Perhimpunan Ahli Teknik Indonesia (PATI) (1990), atas jasa dalam pengembangan teknologi di Indonesia.
* LEE KUAN YEW FELLOWSHIP AWARD oleh Pemerintah Singapura (1994) atas jasa di bidang kerjasama dalam meningkatkan hubungan persahabatan kedua negara.

Selama menjabat sebagai Gubernur Gorontalo periode 2001-2007, ada 34 penghargaan yang diperoleh, diantaranya :
* PENGHARGAAN KETAHANAN PANGAN TINGKAT NASIONAL Tahun 2004-2006 (Piala Abadi).
* PIAGAM PENGHARGAAN “CITRA PELOPOR INOVASI PELAYANAN PRIMA” atas keberhasilannya sebagai Pelopor Invoasi Pelayanan Prima dalam rangka Kepemerintahan Yang Baik, oleh Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara, pada 22 Desember, 2006 dihadapan Presiden RI di Istana Negara, Jakarta.
* PENGHARGAAN BADAN PEMERIKSA KEUANGAN RI atas Pencapaian Menuju Tertib Administrasi Keuangan pada tahun 2005, oleh Ketua BPK RI dihadapan Presiden RI pada 9 Januari, 2007 di Jakarta.
* SATYALANCANA PEMBANGUNAN dari Presiden RI Pada 7 Juli, 2007, di Banyuasin, Palembang.
* SATYALANCANA PEMBANGUNAN dari Presiden RI pada 17 Agustus, 2007 di Kantor Menteri Dalam Negeri Jakarta.
* PENGHARGAAN PRAKARSA PEMBANGUNAN MANUSIA INDONESIA Tahun 2007 atas prakarsa pemerintah dan seluruh masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang sesuai dengan prinsip-prinsip Piagam Pembangunan Manusia Indonesia yang dideklarasikan tahun 2006 oleh Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat RI pada 17 Desember, 2007 di Jakarta.
* RTTI (REGIONAL TRADE TOURISM INVESTMENT) AWARD dari Dewan Perwakilan Daerah RI atas prestasi mengembangkan iklim investasi yang bersahabat dengan dunia usaha dan masyarakat pariwisata pada 26 Mei 2008 di Jakarta.

disadur dari : http://fadelmuhammad.org/staging/tentang-fadel/

December 16, 2009 at 3:49 pm Leave a comment

Ubud, Surga Belanja Kerajinan & Pusat Budaya

Ubud sudah terkenal sejak jaman dahulu, kira kira sejak tahun 1920an. Ketika artis, componist dan orang orang terpelajar dari barat ( luar negeri ) datang untuk mencari kenikmatan hidup.

Ubud terkenal dengan lukisannya, patung – patung, kerajinan tangan, gambelan ( traditional musik ) dan tariannya. Banyak lukisan menggambarkan tentang bali yang bias di dapat di gallery gallery kecil di seputaran ubud, dan ada juga museum seperti Neka art Museum, Lempad Gallery, Museum Puri lukisan dan Antonio Blanco Gallery.

Untuk Gambelan, alat musik tradisional dan tarian bali bisa di temukan di sanggar sanggar seni seperti “ Sekehe Gong Sadya Budaya “ atau organisasi organisasi musik tradisional yang biasanya pentas ke luar negeri seperti Eropa dan Negara – Negara Asia. Memprioritaskan keabadian seni utamaya pertunjukan seni dan kegiata ritual. Untuk mencapai sukses yang estetis Sadha Budaya melanjutkan pengembangannya dengan memperluas kemampuan dalam memaninkan gambelan.

Di ubud bisa dijumpai banyak hotel hotel mewah dan seni juga hotel hotel kelas ekonomi. Ubud juga disebut sebagai desa wisatawan mancanegara. Ubud juga lengkap dengan biro biro inforasi wisata. Juga banyak tempat tempat wisata seperti monkey forest dan lain lainnya. Yang merupakan sifat dari orang orang di Ubud yang selalu menerima baik setiap wisatawan yang datang ke ubud.

Ubud dikenal sebagai pusat budaya Bali, tempat ini telah menarik perhatian wisatawan yang terpesona dengan kebudayaan Bali sejak berpuluh-puluh tahun yang lalu, dimana seniman, komponis dan sarjana barat datang mencipta dan mengadakan riset sambil menikmati kebahagian hidup di Ubud.

Ubud terkenal akan seni lukisnya, seni patung, seni tabuh dan juga seni tarinya, namun selain berbagai obyek wisata yang terdapat di dalam kota. Ubud juga memiliki pura, peninggalan purbakala dan pusat kerajinan tangan yang menarik untuk dikunjungi yang terdapat di sekitar kota.

Pusat kota terdapat pada persimpangan dimana pasar dan terminal angkutan umum bertemu. Setiap minggu di Ubud dipentaskan berbagai pertunjukan kesenian tradisional seperti tarian Kecak,Legong, Barong, Mahabarata,Ramayana, Wayang Kulit dan Musik Gamelan.

Didaerah ini banyak terdapat hotel mewah, artistik dan akomodasi sederhana yang diminati wisatawan, malahan Ubud sering mendapat sebutan sebagai “ Desa Wisata”

disadur dari : http://www.wisatabali.net/tempat-wisata/gianyar/ubud-pusat-belanja-kerajinan.html

December 16, 2009 at 3:36 pm Leave a comment

Open Source

Sedikit artikel tentang open source

Untuk tahap awal akan dibahas aplikasi office suite OpenOffice.org yang dapat disetarakan dengan MS Office. Selanjutnya aplikasi lain seperti browser Firefox, e-mail client Thunderbird, pengolah gambar GIMP dan aplikasi lainnya akan dibahas disini. So, stay tuned!

Apa sih aplikasi open source?

Free Open Source Software ( FOSS ) adalah suatu jenis perangkat lunak yang secara sengaja mengijinkan siapapun untuk menggunakan, menyalin, dan bahkan mendistribusikan, baik dimodifikasi ataupun tidak, baik secara gratis ataupun dengan biaya. Perlu ditekankan bahwa kode sumber dari program harus tersedia (source code). Jika tidak ada kode program, berarti bukan perangkat lunak. Perangkat lunak bebas mengacu pada kebebasan para penggunanya untuk menjalankan, menggandakan, menyebarluaskan, mempelajari, mengubah, dan meningkatkan kinerja perangkat lunak.

Kebebasan Bagi Para Pengguna Perangkat Lunak :

  • Kebebasan 1: Kebebasan untuk menjalankan programnya untuk tujuan apa saja.
  • Kebebasan 2: Kebebasan untuk mempelajari bagaimana program itu bekerja serta dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Akses pada kode program merupakan suatu prasyarat.
  • Kebebasan 3: Kebebasan untuk menyebarluaskan kembali hasil salinan perangkat lunak tersebut sehingga dapat membantu sesama Anda.
  • Kebebasan 4: Kebebasan untuk meningkatkan kinerja program dan dapat menyebarkannya ke khalayak umum sehingga semua menikmati keuntungannya. Akses pada kode program merupakan suatu prasyarat juga.

Suatu program merupakan perangkat lunak bebas, jika setiap pengguna memiliki semua dari kebebasan tersebut. Dengan demikian, Anda seharusnya bebas untuk menyebarluaskan salinan program itu, dengan atau tanpa modifikasi (perubahan), secara gratis ataupun dengan memungut biaya penyebarluasan, kepada siapapun di manapun. Kebebasan untuk melakukan semua hal di atas berarti Anda tidak harus meminta ataupun membayar untuk izin tersebut.

Perangkat lunak bebas bukan berarti “tidak komersial”. Program bebas harus boleh digunakan untuk keperluan komersial. Pengembangan perangkat lunak bebas secara komersial pun tidak merupakan hal yang aneh; dan produknya ialah perangkat lunak bebas yang komersial.

*****

November 18, 2009 at 1:14 pm 1 comment


Kalender Kegiatan

March 2012
M T W T F S S
« Dec    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Recent Posts

Blog Stats

  • 5,437 hits

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.